Akhirnya ILC 2022

Akhirnya ILC 2022

5 November, ILC (Indonesia Linux Conference) 2022 di Sidoarjo, alhamdulillah sukses diselenggarakan berkat perjuangan dari panitia, volunteer, mitra dan sponsor. Peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut menyemarakkan perhelatan besar komunitas linux yang sempat vakum beberapa tahun silam. Sebuah momentum untuk kembali membangkitkan semangat-semangat opensource dan Linux di Indonesia setelah pandemi ini. Ya, kami (komunitas opensource) sudah cukup jenuh dengan berbagai acara daring dan kekang pandemi 2 tahun ini.

Banyak sekali cerita dan suka cita di balik layar ILC 2022 ini. Mulai dari pemindahan venue, engkel-engkelan sponsorship, masalah internal panitia, insiden-insiden di hari-H acara, hingga peredaran meme yang cukup viral terkait acara.

Tak ada manusia yang tak luput dari kesalahan, mugkin ini yang bisa saya haturkan. Dari sisi panitia lokal, menurut saya, dengan tenggat waktu kurang dari sebulan setelah insiden penggantian venue, patut diacungi jempol. Mereka saling gotong-royong untuk mempersiapkan segala tethek bengek kebutuhan acara. Meskipun sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa-mahasiswa yang selama 2 tahun ini hanya bertemu lewat media online karena pandemi, luiar buiasa!

Terkait meme yang cukup viral itu, saya pribadi ya ada lah rasa kecewa, sama-sama kecewa dengan insiden mindows di acara linux terulang kembali, juga kecewa karena mereka (komentator/pemosting) belum tentu tau prosesi di belakang layar. Di ruang kontrol hanya bisa menyambungkan ke videotron dengan perangkat PC yang tidak bisa diutak-atik (paten), karena aset kampus. Dan hal ini baru diketahui beberapa jam sebelum acara. Panitia lokal tidak bisa serta-merta mengganti perangkat ini dengan perangkat lain, apalagi menggantinya dengan linux (via media eksternal). Guna menghindari kericuhan (mungkin), ya sudah pakai seadanya – pikir operator ruang kontrol. Hal serupa juga terjadi saat beberapa sesi utama yang melibatkan videotron dan perlengkapan audio di ruang utama sehingga membuat sebagian pemateri kecewa.

Namun kekecewaan itu sudah terbayarkan pasca mengikuti salah satu sesi lightning talk kemarin (kalau ikut lho ya, kalau ndak ikut, ya salah sendiri ndak ikut wkwwkk).

Di sisi lain, berkat meme ini juga, informasi Indonesia Linux Conference (ILC) kembali bergema di masyarakat, haha. Mungkin lain waktu bisa dijadikan strategi marketing tiket nih biar dapet peserta yang lebih banyak, wkwwk.

Di lain waktu, mungkin bisa dijadikan pelajaran saja, perlunya komunikasi yang lebih aktif dari sisi panitia lokal. Gladi resik h-1 acara pun juga perlu dilakukan baik dari panitia dan petugas khusus dari venue (meskipun kemaren sempat akan diadakan gladi, namun batal karena ada kurang kooperatifnya petugas venue)

Akhir kata, saya sebagai salah satu orang di balik layar (saya bukan operatornya), salut dan rispek kepada semua pihak yang turut serta menyukseskan dan menjaga agar acara tetap berjalan lancar hingga selesai.

Salam opensource!

artemtech – lagi ngetik lewat hp di atas kereta

Tulisan detail teknis mengenai videotron bisa dilihat disini:

https://imgos-belajarlinux.blogspot.com/2022/11/meme-tragedi-salah-desktop-di-acara-ilc.html?m=1

Advertisement

2 thoughts on “Akhirnya ILC 2022

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s