Memasang NoiseTorch di Arch Linux – Si Peredam Noise

Memasang NoiseTorch di Arch Linux – Si Peredam Noise

Akhir-akhir ini microphone dari headset saya noisy banget karena grounding dari kelistrikan laptop yang mungkin kurang bagus. Saat melakukan meeting online di pelbagai media video conference seperti Google Meet, Discord, Microsoft Teams, tiap pesertanya mengeluhkan kenapa mic dari saya noise. Hal ini terjadi ketika saya menyolokkan charger dan memasang kabel HDMI monitor eksternal. Ketika 2 kabel ini dilepas, noise tidak terjadi, tapi suara backgroundnya pada masuk. Cukup mengesalkan ๐Ÿ˜€

Dulu sempat bermain dengan pulseaudio noise suppresion, namun karena saat ini sudah menggunakan pipewire/wireplumber sebagai antarmuka audio di laptop ini (karena wayland ๐Ÿ™‚ ), mesti cari alternatif lain selain pulseaudio noise suppression.

NoiseTorch merupakan salah satu dari sekian perkakas pihak ketiga untuk peredaman derau (noise). Terdapat antarmuka grafis yang sederhana untuk mengatur tingkat derau yang diinginkan dan filter perangkat yang ingin difilter noise-nya.

Sebelum saya menggunakan NoiseTorch, sempat mencoba easyeffects, namun ini di luar ekspektasi saya. Malah bikin ribet, haha. easy yang tidak easy. Menurutku, easyeffects sudah cukup komplit dengan modul-modul pendukung untuk filter audio input maupun output, ini terlalu banyak dan yang saya butuhkan hanya noise suppression. Mubazir kan ?

Untuk memasang NoiseTorch di arch linux, saya menggunakan perintah berikut, (melalui AUR – menggunakan perkakas yay)

yay -S noisetorch-bin

kenapa pakai versi bin ? karena malas kompail-kompail modul yang banyak ๐Ÿ˜€ . Tinggal pakai versi yang udah dikompailkan orang aja, hehe. Tapi kalau ingin memasang dari source nya bisa menggunakan perintah ini:

yay -S noisetorch-git

Setelah memasang, tinggal buka aplikasinya melalui launcher desktop dengan mengetikkan noisetorch. Kira-kira tampilannya seperti ini

Tinggal pilih input microphone yang ingin di filter, atur treshold noisenya, lalu klik Load NoiseTorch. Nanti akan berubah tampilannya seperti ini:

Setelah melakukan Load NoiseTorch, ganti input source di aplikasi yang membutuhkan input microphone, misalnya discord, tinggal arahkan input source nya ke NoiseTorch

Setelan Input Discord

Selamat mencoba!

Sumber:
https://wiki.archlinux.org/title/PipeWire#NoiseTorch
https://github.com/noisetorch/NoiseTorch
https://www.youtube.com/watch?v=DzN9rYNeeIU

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s