Mengatasi Error Sudo No Protocol Specified & Cannot Open Display di OpenSUSE Leap 15.1 KDE Plasma 5

Saat itu hendak menjalankan installer program untuk bisa digunakan oleh semua user. Biasanya, installer akan memasang program di HOME Folder ketika dijalankan langsung. Tapi kalau ingin memasang program untuk semua user, installer harus dijalankan dengan hak akses superuser atau pakai sudo.

Saat menggunakan OpenSUSE Leap 15.1 KDE, muncul masalah, tidak bisa menjalankan GUI installer suatu program yang saya dapatkan dari internet. Errornya ketika dijalankan dengan sudo adalah No Protocol Specified dan cannot open Display :0 .

Continue reading

Advertisements

Memasang Docker di Arch Linux

Melengkapi tulisan kami dalam seri Docker, kami akan menunjukkan bagaimana cara memasang Docker di Arch Linux.

Bagi yang belum tahu apa itu Docker, bisa baca disini..

Untuk memasang Docker di Arch Linux, temen-temen bisa langsung mendapatkannya via official repository Arch Linux melalui pacman. Jalankan perintah berikut melalui terminal:

$ sudo pacman -S docker 

Pastikan komputer tersambung dengan internet ya, hehehe..

Setelah berhasil melakukan pemasangan, tambahkan user ke grup docker sehingga temen-temen bisa menjalankan perintah Docker tanpa hak akses superuser

$ sudo useradd -aG docker namauseranda

Setelah itu, restart komputer atau re-login untuk mengaktifkan perubahan grup user, atau jika temen-temen pasang di VPS, tanpa ingin memutuskan ssh, bisa menjalankan perintah ini:

$ su - namauseranda

dan masukkan password login usernya

kalau berhasil, seharusnya user temen-temen sudah berada dalam grup docker :

$ groups namauseranda

cek service docker sudah start apa belum, kalau belum, ya dijalankan dulu,:

$ systemctl status docker
$ sudo systemctl start docker
# kalau mau autostart saat booting:
$ sudo systemctl enable docker

yeaay..
sekarang temen-temen bisa menjalankan helloworld-nya docker

$ docker run hello-world

Belajar Docker bersama Kuasai.id [part 2]

Yap melanjutkan tulisan sebelumnya, hehe, di Belajar Docker bersama Kuasai.id kali ini saya gabungkan saja beberapa pertemuan sekaligus..

Sebelum pertemuan pertama dimulai, paling lambat sehari sebelum pertemuan, moderator membagikan modul pembelajaran yang akan dipelajari bersama, ini membuat menurut saya enak, karena kita bisa belajar dulu, coba dulu, baru dimantepin lagi pas pertemuan pembelajaran.

Di pertemuan pertama, kami membahas tentang konsep dasar Docker. Pemateri menjelaskan bagaimana tentang Virtual Machine dan Container, apa yang membedakan antara keduanya, dan mengapa Container “lebih cepat”  dari pada Virtual Machine serta mengapa trending saat ini lebih mengarah ke Container dari pada server fisik. Setelah itu, dilanjutkan dengan tutorial bagaimana mendapatkan Docker, memasang Docker di mesin Linux,  Mac, maupun Windows. Di sela-sela tutorial, kami memecahkan bersama masalah yang muncul saat peserta mengalami kegagalan

Di pertemuan dua dan tiga, kami membahas apa yang sebenarnya terjadi ketika menjalankan sebuah image, menarik image dari docker hub, dan apa-apa yang terjadi di balik container ketika running.
contohnya, ketika ingin menggunakan nginx, cukup melakukan deretan perintah berikut untuk menjalankannya:

$ docker pull nginx:latest
$ docker run nginx:latest

untuk mengetahui container yang sedang running, bisa menggunakan perintah berikut

$ docker container ls

untuk mengetahui detail image yang diunduh ataupun container yang sedang berjalan, menggunakan perintah ini:

# mengintip image
$ docker image inspect nama_container_atau_id_container
# mengintip container
$ docker container inspect nama_container_atau_id_container

untuk menghentikan container dan memulai kembali containernya:

# menghentikan container
$ docker container stop nama_container
# mengintip container
$ docker container inspect nama_container_atau_id_container

dan banyak lagi…

Di pertemuan empat dan lima, kami membahas tentang networking dalam docker. Jadi, docker bisa membuat virtual network untuk tiap aplikasi yang kita bikin, dan diberi nama sendiri, sehingga lebih tertata nantinya. Dalam praktiknya, kami melakukan bagaimana membuat network dalam docker, lalu menjalankan container dan memasukkannya dalam network, serta terakhir menghubungkan container satu dengan container yang lain dalam satu network virtual yang telah di buat melalui

docker network create

Di pertemuan enam, kami membahas tentang Dockerfile, jadi, kita bisa membikin image sendiri. Kalau di OS Linux, kita istilahnya bikin ISO nya sendiri dan bisa dinikmati oleh orang lain nantinya. Kita perlu menuliskan perintah-perintah yang biasa dilakukan dalam menjalankan aplikasi, lalu perintah tersebut kita transformasikan ke dalam Dockerfile. Setelah itu, kita build image nya pakai

docker build -t nama_image_kita .

Di pertemuan tujuh, kami membahas tentang persistent storage, jadi kita akan membuat suatu folder yang akan menampung data statis untuk container yang sedang berjalan. Ketika container ini dihentikan ataupun dihapus, datanya akan tetap ada di dalam HOST. praktiknya, kami menjalankan aplikasi, dan data yang sifatnya disimpan oleh client, kita arahkan ke folder penyimpanan di HOST menggunakan perintah

$ docker run -d -v $(pwd)/mysqlku:/var/lib/mysql mysql:latest

perintah di atas akan melakukan bind mount dari folder mysqlku di HOST ke /var/lib/mysql di CONTAINER, sehingga kalau container itu dihapus, data CONTAINER yang ada di /var/lib/mysql akan tetap tersimpan dalam folder mysqlku di HOST

Di pertemuan delapan, ini adalah ujian akhirnya. Kami diberikan waktu 20 menit untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dengan menerapkan semua materi 1 sampai 7 kemarin, yaitu menjalankan beberapa container yang saling terhubung satu sama lain. Serunya, kita dipantau oleh penguji, jadi ibaratnya, kita menjadi presenter menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan sampai aplikasi yang diujikan tadi berjalan dengan baik

Dan setelah itu…, pengumuman kelulusan. Dan alhamdulillah saya dinyatakan lulus dalam kelas Docker Beginner ini, yeay, terimakasih Kuasai.id !

Kesan saya ketika belajar di kuasai.id ini, sangat berkesan sekali. Terlepas saya ikut program ini karena beasiswa, belajar di kuasai.id ini memberikan pengalaman yang banyak bagi saya. Terutama belajar via video conference pakai zoom 😀 (jujur saja, ini pertama kalinya). Pematerinya juga enak dalam menyampaikan materi dan juga diberikan best practice yang memang wooouww, mudah dicerna oleh para beginner seperti saya. Selain itu, pematerinya juga bisa mencontohkan secara real kondisi docker yang digunakan dalam perusahaannya, untuk mempermudah peserta.

Pesannya, mungkin yang menjadikan saya tetap berkesan seperti diatas, bisa tetap dipertahankan dan bisa ditingkatkan lagi 😀 Sukses terus kuasai.id !!!

Itulah sedikit pengalaman yang bisa saya ceritakan ketika belajar di kuasai.id kelas Docker Beginner, nantikan keseruan pengalaman saya di tulisan selanjutnya ya 😀

Belajar Docker bersama Kuasai.ID [part 1]

docker beginner

Docker merupakan perkakas orkestrasi administrasi jaringan yang trending saat ini. Banyak perusahaan yang tertarik untuk menggunakan Docker sebagai bagian dari aset perusahaan menggantikan Virtual Machine yang telah lama dipakai untuk keperluan menjalankan aplikasi perusahaan karena ringan, fleksibel, dan kehandalan Docker.

Kala itu, pasca acara pameran di kampus, malamnya ada info terkait informasi beasiswa kelas Docker. dan lagi butuh-butuhnya untuk belajar docker secara intensif karena tuntutan pekerjaan sambilan, hehe.. Tidak ada salahnya mencoba mendaftar..
Usut punya usut, ternyata yang buka beasiswa Docker adalah dari Kuasai.id.

Saya dapat info ini dari dosen di fakultas, besoknya langsung cus ke tempat dimana saya harus bertemu beliau terkait info lebih lanjut tentang ini.. Dan ternyata ..
setelah obrol sana sini, pengajarnya adalah pak Sudarko, kepala UPT TIK kampus kami, wah.. dan setelah obrol sana sini lagi, dapet rekomendasi dari beliau untuk ikut kelas Docker Beginner ini …

[next day]
Setelah dapat rekomendasi, dan dikontak oleh tim kuasai.id , saya diundang ke slack, untuk mengikuti panel diskusi di sana. Semua diskusi beginner batch kali ini, kami lakukan di slack (begitu katanya). Dan nanti akan ada video conference untuk tiap pertemuannya..

wah, ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan slack dan video conference via Zoom untuk kegiatan belajar mengajar, (seringnya sih Kulgram (Kuliah Telegram)
so .. it’s amazing.. 😀

Kelas Docker Beginner ini dilaksanakan seminggu 3x, yaitu Senin, Rabu, dan Jumat di malam hari ba’da isya (+-19.30 WIB) dan start pada tanggal 18 November 2018 untuk pertemuan pertama batch 2 kali ini. Kegiatannya seru, layaknya perkuliahan pada umumnya, pemateri menyampaikan materi, dan peserta duduk santai dimana saja berada, menyimak materi yang disampaikan pemateri via Zoom.

Oh iya, apa yang didapatkan ketika belajar di kuasai.id ? kita dapat modul pembelajaran di setiap pertemuannya, dapet tayangan ulang pembelajaran yang ketinggalan, dapet tugas tiap pertemuannya, dapet project akhir untuk kelulusannya, dan terakhir, dapat sertifikat kelulusan serta pengalaman baru dengan belajar bersama orang lain 😀
Bagaimana keseruannya? simak di postingan berikutnya.. hehe